Bismillahirrahmanirrahiim.
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Kali ini saya akan membahas tentang anak tunarungu. Kenapa saya membahas tunarungu ? saya memiliki saudara sepupu yang tunarungu berusia 17 tahun. Suatu ketika ia kabur dari rumahnya di Cirebon ke rumah saya yang berada di Bekasi sendirian. Saat masalah itu terjadi saya mulai terheran-heran dan penasaran, apa yang ia pikirkan dan rasakan sampai ia memiliki pikiran untuk kabur dari rumah. Ia memang sangat sensitif. Karena ia tidak sekolah, jadi ia memakai bahasa isyarat non formal, sehingga mungkin sering terjadi kesalahpahaman dalam berkomunikasi.
Setelah saya mencari materi tentang perkembangan psikologis anak tunarungu, kini saya mulai mengerti tentang mereka. Dan inilah yang saya pelajari..
